MOTIVASI

Seorang pemimpin yang baik adalah ia yang bisa menunjukkan kesungguhan kata-katanya dengan tindakan. Apakah kata ‘ingin sukses’ sudah bisa menjadi ukuran Anda seorang pemimpin yang baik? Cukup baikkah motivasi dan tindakan Anda untuk bisa termasuk sebagai seorang leader yang bertanggung jawab?

Senin, 08 Agustus 2011

JANGAN BIARKAN JANTUNG ANDA BERHENTI BERDETAK


Dalam satu menit jantung orang dewasa berdetak 70 kali. Tempelkan stetoskop ke dada sebelah kiri, Anda akan mendengar bunyi detakan saat katup jantung menutup. Katup jantung adalah jaringan berbentuk lapisan kuat dan tipis yang melekat pada otot jantung. Jumlah katup jantung manusia ada 4 buah.

Jika detak jantung anda kurang dari 40 tetapi anda sehat maka kemungkinan anda punya jantung yang besar yang dapat memompa darah lebih banyak dari orang normal yang banyak dijumpai pada atlet olah raga.

PENYEBAB JANTUNG BERHENTI BERDETAK
Jantung adalah organ terpenting dalam tubuh. Tanpa detaknya,manusia tidak bernyawa. Apa penyebab jantung berhenti berdetak? Selain dipanggil oleh Yang Maha Kuasa melalui penyakit ataupun penyebab lainnya, jantung yang sehat idealnya tidak berhenti berdetak hingga ajal manusia tiba.
Apa yang membuat organ penting ini berhenti berdetak karena kerusakan organ itu sendiri? Beberapa diantaranya adalah:

1. Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung
Fungsi jantung adalah untuk menjaga sirkulasi darah di dalam tubuh, ibarat pompa air di rumah kita yang menyedot air dari sumbernya kemudian mengirimkannya ke saluran-saluran dimana keran dibuka. Ada bilik yang digunakan untuk menyedot darah untuk kemudian dipompa di bilik yang lain. Penyumbatan pada jantung bisa terjadi pada kedua bilik. Apabila penyumbatan terjadi di salah satu bilik,maka bilik lain juga akan berhenti dengan sendirinya. Disaat itu, jantung juga bisa berhenti bekerja.

2. Kerja Jantung Semakin Berat
Materi penyumbat yang paling utama adalah lemak yang menumpuk dan mengendap. Lemak jenuh dari makanan akan terbawa oleh darah yang disedot dan dipompa melewati janutng. Saat melewati organ ini, ada lemak yang tertinggal dan terbentuklah sedimen (endapan). Jika diibaratkan dengan cara kerja pompa air di rumah yang tersumbat oleh endapan tanah yang terbawa oleh air melewati pompa, endapan ini memaksa jantung untuk bekerja lebih keras (terforsir), sehingga masa kerjanya juga menjadi lebih singkat. Lemak jenuh yang terkandung di dalam darah juga menyebabkan darah menjadi lebih kental, sehingga menyebabkan janutng lebih sulit memompa.

3. Pembawaan Jantung Lemah
Hal ini perlu diwaspadai karena faktor resiko akan menjadi lebih besar apabila dua penyebab diatas juga membebani pembawaan jantung yang lemah. Individu sebaiknya memiliki perhatian yang lebih besar untuk mencegah terjadinya dua hal diatas.

JANTUNG SEHAT DENGAN k-OMEGASQUA plus
K-OmegaSqua plus merupakan makanan tambahan yang diformulasikan dengan kandungan Omega3 yang lebih banyak sehingga sangat baik utnuk kesehatan jantung. Selain itu kombinasi squalene dan formula tambahan baru yaitu lechitin, mampu mengurai lemak menjadi partikel-partikel untuk meningkatkan metabolisme tubuh, mencegah terbentuknya endapan lemak, membantu empedu mengubah lemak dan kolesterol dan memiliki kemampuan memadukan minyak dengan bahan-bahan berbasis air sehingga membuat semua lemak dapat di metabolisme dalam medium air dimana bisa membantu meningkatkan pembentukan energi.

Dengan kandungan Omega 3 yang lebih banyak tentunya masalah penyumbatan, masalah beban kerja jantung akan dapat lebih mudah diatasi, dan kekuatan jantung pun lebih terjaga. Seperti kita ketahui kandungan EPA dan DHA dari Omega 3 yang tinggi dan berkualitas mampu melarutkan dan membawa endapan-endapan lemak jenuh yang menempel di pembuluh darah yang menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah tersebut. Jika sumbatan semakin besar otomatis kerja jantung akan semakin berat, sehingga usianya tak akan lama dan detaknya akan lebih cepat berhenti. Oleh karena itu mulailah menjaga kesehatan jantung anda dari sekarang. (dari GlobalNetwork-32)
Rp.134.000,-/botol (30 softgel)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar